Pohon Bisnis

Money Can Works

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
The News

Buat Apa Blog Ini Dibuat ?

E-mail Print PDF

Blog ini dibuat untuk para pe-bisnis internet. Tempat bagi kita saling sharing tentang cara efektif berbisnis di internet. jadi tunggu apa lagi silahkan anda bergabung dengan kami. Sebelum anda mem-Posting, pastikan anda sudah terdaftar dalam member POHONBISNIS!

Yang terbaru dari kami (buat para member), anda bisa mem-POSTING Artikel, Ulasan, Sharing, bahkan yang paling HEBOH adalah anda bisa menawarkan Produk/Bisnis anda DISINI..! jadi tunggu apalagi....Silahkan Bergabung dengan kami...

 

ADMIN 

 

Last Updated on Sunday, 12 April 2009 18:58
 

Maslow Theory

E-mail Print PDF
 
 
Level I: The first level of self-actualization has to do with meeting your
basic survival needs — air, water, food, and sleep. At this level, happiness
is more about having something to eat than it is about tender, loving care.
 
 Level II: The second level of self-actualization has to do with safety and
can include everything from a safe neighborhood to a financial safety
net that comes from having a supportive family or by working hard to
put aside money for your retirement years.
 
 Level III: The next level involves a sense of belonging — that is, feeling
loved and needed by others.
 
 Level IV: The fourth level has to do with self-esteem. Do you feel like you’re
respected and appreciated by others? Do you like and respect yourself?
 
 
 Level V: The final level Maslow calls self-actualization. In essence, you’re
there, you’ve arrived, you’ve reached your full potential, and you are
your happiest, most unique, most creative self. Classic examples of selfactualized
people include Thomas Jefferson, Florence Nightingale, Albert
Schweitzer, Albert Einstein, Eleanor Roosevelt, and Mother Teresa.
Last Updated on Tuesday, 22 December 2009 20:36
 

Produktivitas Perusahaan Turun 1,5% karena Facebook

E-mail Print PDF
Produktivitas Perusahaan Turun 1,5% karena Facebook
 

 
Situs-situs jejaring sosial di internet semisal Facebook bagaikan pisau bermata dua. Di satu sisi bisa membantu "networking"
untuk kepentingan kerja. Namun, di sisi lain, ternyata bisa mengganggu pekerjaan dan akibatnya menurunkan produktivitas
perusahaan.
Studi terbaru Nucleus Research menemukan, hampir separuh pekerja kantoran di Amerika Serikat (AS) membuka Facebook
pada jam kerja. Hasil riset itu juga menemukan menurunnya total produktivitas perusahaan rata-rata 1,5% akibat
diperbolehkannya karyawan mengakses Facebook pada jam kerja.
Situs jejaring sosial seperti Twitter dan Facebook telah menyita banyak perhatian orang. Untuk mengetahui dampak
penggunaan situs jejaring sosial terssebut, Nucleus mewawancarai 237 pekerja kantoran di AS secara random tentang
penggunaan Facebook mereka.
Hasilnya, penggunaan Facebook telah demikian mendominasi karyawan di AS dengan 77% karyawan memiliki akun Facebook.
Dari 77% tersebut, 2/3 di antaranya mengakses Facebook pada jam kerja. Mereka yang membuka Facebook pada jam kerja
melakukannya selama rata-rata 15 menit setiap hari.
Penemuan ini seolah membenarkan dugaan banyak orang bahwa penggunaan Facebook hanya membuang waktu saja, karena
kenyataannya, 87% dari mereka yang aktif menggunakan Facebook tidak dapat menyebutkan relevansinya dengan pekerjaan
mereka.
Lebih dari itu, dari mereka yang mengakses Facebook pada jam kerja, 6% tidak pernah membuka Facebook pada saat yang
lain dan di tempat lain selain di kantor. Ini menunjukkan, satu dari 33 pekerja membangun keseluruhan profil Facebook
mereka pada jam kerja.
Hal yang menarik, di antara 13% yang memiliki alasan bisnis dalam menyibukkan diri dengan Facebook, sebagian besar tidak
menggunakannya untuk networking pribadi, tapi untuk mempromosikan bisnis, produk, acara, atau fan site kepada pengguna
Facebook --dan Facebook hanya salah satu komponen dari seluruh strategi marketing.
Tidak satu pun dari mereka membandingkan efektivitas Facebook dengan strategi marketing yang lain. Jadi, tidak jelas
apakah usaha mereka di Facebook membuahkan hasil positif.
Dengan 61% karyawan mengakses Facebook pada jam kerja dan rata-rata menghabiskan 15 menit setiap hari, Nucleus
memperkirakan menurunnya produktivitas perusahaan sebesar 1,5%. Sebagai kesimpulannya, Nucleus menyarankan
perusahaan sebaiknya mengevaluasi kebijakan Facebook mereka dan cost yang ditimbulkan jika perusahaan memperbolehkan
akses ke Facebook pada jam kerja.
portalhr.com
Last Updated on Tuesday, 22 December 2009 20:56
 

Jangan Sembarangan minum Antibiotik

E-mail Print PDF

Jangan Sembarangan Minum Antibiotik


img
(Foto: Indofarma)
Kebanyakan dokter selalu meresepkan antibiotik kepada pasiennya, walaupun penyakit yang diderita mungkin hanya flu biasa. Karena antibiotik sudah tidak asing lagi, terkadang pasien langsung membeli antibiotik ke apotek tanpa resep dokter.

Hal ini tentunya tidak benar dan justru merugikan pasien itu sendiri. Karena antibiotik termasuk kelompok obat keras yang penggunaannya harus berdasarkan resep dokter dan diawasi penggunaannya oleh dokter.

Antibiotik ialah zat yang dihasilkan oleh suatu mikroba, terutama fungi, yang dapat menghambat atau dapat membasmi mikroba jenis lain. Antibiotik digunakan untuk mengatasi penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri, misalnya infeksi saluran nafas, infeksi saluran kemih, infeksi tulang, infeksi kulit dan kelamin dan lainnya.

Dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, saat ini jenis antibiotika sudah sangat beragam, misalnya antibiotik beta-lactam, termasuk didalamnya antibitik sejuta umat Amoxicillin, Ampicillin, Sefalosporin. Antibitik aminoglikosida, antibiotik kloramfenikol, antibiotik makrolida, antibiotik quinolon, antibiotik tetrasiklin dan sebagainya.

Pilihan antibiotik apa yang tepat dengan penyakit pasien, tentunya harus berdasarkan diagnosa yang tepat dari dokter, sehingga dengan tepat diagnosa maka tepat pula pilihan antibiotiknya. Jadi jangan asal meminum antibiotik tanpa resep dokter, akibatnya dapat terjadi risiko efek samping obat, alergi obat dan risiko resistensi antibiotik.

Salah satu bahaya jika meminum antibiotik sembarangan adalah resistensi antibiotik. Artinya antibiotik tidak mempan lagi digunakan untuk mengatasi infeksi. Contohnya begini, jika dulu minum amoksisilin bisa digunakan untuk mengatasi infeksi saluran pernafasan, jika terjadi resistensi, maka sekarang amoksisilin tidak dapat mengatasi infeksi saluran pernafasan.

Resistensi antibiotik dapat terjadi jika:
  1. Antibiotik yang digunakan tidak tepat dengan indikasi penyakit
  2. Aturan pakai yang tidak tepat, harusnya diminum 3 kali sehari, hanya diminum 1 kali sehari
  3. Antibiotik tidak dihabiskan sesuai anjuran dokter.

Masih banyak pasien yang gengsi untuk menggunakan antibiotik generik karena dikhawatirkan kualitasnya lebih rendah. Untuk menjawab kekhawatiran pasien mengenai obat generik khususnya antibiotik, maka PT Indofarma Tbk, sebagai salah satu produsen utama obat generik di Indonesia, selalu mengawasi ketat setiap kualitas obat generik yang diproduksi. Yakni dengan menggunakan standar bahan baku dan produk jadi berdasarkan farmakope Indonesia ataupun farmakope Amerika (United State of Pharmacopeia) edisi terbaru. Rangkaian produk antibiotik PT Indofarma saat ini mencapai 50 item produk dan terdiri dari beberapa kelompok antibitik yang disebut diatas. Jadi jika ingin sehat tapi hemat gunakan antibiotik generik Indofarma dan pastikan Anda meminum antibiotik sesuai dengan aturan pakai dari dokter.
 

Smart Machine System

E-mail Print PDF


Biarkan Uang Bekerja Untuk Anda, Investasi Hanya Rp.100,000,-

Setelah tanggal 22 April 2010 , Investasi menjadi Rp.150,000,-

Ayo Buruan Daftar di ----www.bisnis-online.pohonbisnis.com

Last Updated on Thursday, 01 April 2010 00:18
 


Statistics

Content View Hits : 2631
Formula Bisnis
Strategi mudah bagi anda untuk mendapatkan income yang lebih baik lagi, dengan cara "BIARKAN UANG BEKERJA"
Bisnis Online
Ini jenis investasi yang murah dan menjanjikan, tunggu apalagi segera bergabung dengan kami untuk sukses
Good Attitude At The Office
Blog Sebagai sumber inspirasi pada saat anda berada dikantor. be A Professional Person..

Newsflash

3 Jurus Ampuh 
Menjadi Super Reseller 
FormulaBisnis.com!

Cara terpraktis menghasilkan uang di internet adalah dengan mengikuti program reseller (atau affiliate program). Anda tidak perlu membikin produk, bikin website dan mengelolanya. Memang, penghasilannya akan tergantung dari aktifitas promosi anda. Jika anda rajin, maka komisi anda akan besar. Tapi jika anda malas promosi, komisi anda juga akan sedikit.

Maka dari itu, disini saya berikan 3 jurus ampuh untuk mendapatkan profit melimpah dari program reseller, khususnya formulabisnis.com. Jurus ini sudah dijalankan oleh para super affiliate saya di program kami. Jika anda jalankan ketiga jurusnya, saya yakin hasilnya akan sangat menggembirakan. Anda akan mendapatkan hasil yang siginifikan dengan sedikit kegiatan promosi saja.

 ===> Langsung Daftar